RSS

Media Transmisi

17 Jun

Terdapat dua kategori dasar media transmisi :

  • Guided transmission media
• Menggunakan sistem kabel untuk menyalurkan data/sinyal
• Data/sinyal terikat (bounded) oleh sistem kabel
• Disebut juga ‘bound media’
• Macam-macam guided media :
• Open wire
• Twisted pair cable
• Coaxial cable
• Fibre optic cable
  • Unguided transmission media
• Merupakan media untuk menyalurkan data/sinyal tapi tidak secara fisik meng-guide data/sinyal melalui route yang spesifik
• Disebut juga ‘unbound media’

Open Wire

  • Kabel terbuka (tanpa pembungkus/pelindung)
  • Rawan terhadap gangguan noise dan interferensi
  • Tidak dapat digunakan untuk transmisi data

Twisted Pair

  • Kabel dililit (twisted) secara berpasangan
  • Noise yang timbul pada satu kawat akan timbul juga pada kawat yang lainnya dengan fasa yang berlawanan, sehingga akan saling menghilangkan
  • Tingkat pengurangan noise ditentukan oleh jumlah lilitan per satuan panjang (turns per foot).
  • Untuk lebih melindungi terhadap noise dipasang pelindung (shield) berupa foil atau anyaman kawat.
  • Untuk transmisi data twisted pair dapat digunakan untuk jarak sampai 100 meter

Coaxial Cable

  • Terdiri dari dua konduktor :
    • Inner conductor (center conductor)
    • Outer conductor (shield)
  • Outer shield melindungi inner conductor dari gangguan sinyal elektrik dari luar
  • Jarak antara inner dan outer conductor serta jenis bahan isolasi yang digunakan menentukan karakteristik (impedansi) kabel.
  • Impedansi yang umum adalah 75 Ohm (untuk TV kabel), 50 ohm untuk data (LAN)

Optical Fiber Cable

  • Optical fiber menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmisikan sinyal melalui serat silica (atau plastik) dengan resistansi yang sangat kecil
  • Sistem optik bekerja pada gelombang infra red atau lebih tinggi
  • Sinyal diinjeksikan pada satu ujung dengan light emmiting diode (LED) atau semiconductor laser
  • LED mampu membangkitkan sinyal sampai 300 Mbps, sedangkan laser sampai beberapa gigabit/second.
  • LED biasanya digunakan pada link jarak pendek atau indoor (misalnya enterprise backbone), sedangkan laser digunakan pada jaringan jarak jauh.
  • Optical fiber cable terdiri dari
    • Core, serat gelas yang merupakan inti (core). Merupakan media dimana sinyal dalam gelombang cahaya ditransmisikan.
    • Cladding, lapisan gelas yang mengelilingi inti. Merupakan reflector
    • Jacket, merupakan lapisan pelindung.
  • Lapisan cladding sebagai reflector membuat cahaya berjalan sepanjang core.
  • Optical fiber cable mampu mentransmisikan sinyal dalam jarak ratusan km.

Optical Transmission Mode

  • Ada 3 macam mode transmisi optik
– Multi mode, Stepped Index
– Multi mode, Graded Index
– Single Mode
Stepped Index
  • Core memiliki refractive index yang uniform
  • Gelombang cahaya berjalan sepanjang core, direfleksikan oleh cladding
  • Dapat menyalurkan beberapa cahaya dengan gelombang yang berbeda (multimode) à dapat menyalurkan beberapa channel sekaligus
  • Diameter core besar (62,5 micron)

Graded Index

  • Refractive index dari core berubah secara gradual (makin jauh dari inti makin kecil refractive index)
  • Gelombang cahaya berjalan sepanjang core, terjadi refraksi
  • Dapat menyalurkan beberapa beberapa cahaya dengan gelombang yang berbeda (multimode) à dapat menyalurkan beberapa channel sekaligus
  • Diameter core besar (62,5 micron)

Single Mode

  • Cahaya berjalan sepanjang core tanpa refleksi/refraksi
  • Menyalurkan hanya satu gelombang cahaya à menyalurkan satu channel
  • Diameter core kecil (9 micron)

Media vs Bandwidth

Cable Type Bandwidth Penggunaan
Open Wire 0 – 5 MHz Sambungan antar modul dalam perangkat
Twisted Pair 0 – 100 MHz
•Jaringan lokal telepon
•Media transmisi Local Area Network (LAN)
Coaxial Cable 0 – 600 MHz
•Media transmisi LAN
•Jaringan TV kabel
Optical Fiber 0 – 1 GHz Jaringan transmisi jarak jauh

Unguided Transmission Media

Sinyal ditransmisikan dengan menggunakan gelombang radio (radio frequency – RF) yang dipancarkan melalui udara (propagasi)

Terdapat tiga macam propagasi RF

  • Ground wave propagation
  • Ionospheric propagation
  • Line of sight propagation

Ground Wave Propagation

  • Gelombang radio merambat mengikuti permukaan bumi
  • Ground wave propagation terjadi pada frekuensi radio yang rendah (sampai 2 MHz)
  • Contoh : Pemancar broadcast AM – MW (Amplitude Modulation – Medium Wave)
  • Jarak jangkauan terbatas

 

Ionospheric Propagation

  • Gelombang radio dibiaskan (refracted) oleh lapisan ionosphere
  • Terjadi pada frekuensi radio 30 sampai 85 MHz
  • Karena ketinggian lapisan ionosphere yang dapat berubah-ubah, level penerimaan juga berubah-ubah (fading)
  • Contoh : Pemancar broadcast AM – SW (Amplitude Modulation – Short Wave), Radio Amatir
  • Jarak jangkauan lebih jauh

 

Line of Sight Propagation

  • Gelombang radio dipancarkan secara line of sight. Pemancar dan penerima harus saling melihat
  • Disebut juga space wave atau tropospheric propagation
  • Jarak jangkauan terbatas oleh lengkung bumi
  • Terjadi pada frekuensi 3 sampai 30 GHz
  • Contoh : Radio gelombang mikro, Satelit

 

 

 
Leave a comment

Posted by on June 17, 2012 in TEKNOLOGI

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: